Asuhan Keperawatan Dengan Prioritas Masalah Risiko Kontaminasi Pada Keluarga Tn. J Khususnya Tn. J Yang Menderita Tb Paru Di Desa Karangduren Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas

Wijayanti, Kinanti Puspa (2018) Asuhan Keperawatan Dengan Prioritas Masalah Risiko Kontaminasi Pada Keluarga Tn. J Khususnya Tn. J Yang Menderita Tb Paru Di Desa Karangduren Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Diploma thesis, Akademi Keperawatan Yakpermas Banyumas.

[img] Text
ABSTRAK KINANTI PUSPA WIJAYANTI.docx - Published Version

Download (21kB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang paling sering mengenai parenkim paru, biasanya disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. TB dapat menyebar hamper kesetiap bagian tubuh, termasuk meninges, ginjal, tulang dan nodus limfe (Smeltzer, 2015). Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2014 terdapat 9,6 juta penduduk dunia terinfeksi kuman TB. Jumlah kasus TB paru terbanyak berada pada wilayah Afrika (37%), wilayah Asia Tenggara (28%), dan wilayah MediteraniaTimur (17%). WHO memperkirakan sekitar satu miliar manusia akan terinfeksi bakteri penyebab TBC antara tahun 2002-2020. Dengan kata lain pertambahan jumlah orang yang terinfeksi mencapai 56 juta pertahunnya (Kemenkes RI, 2014).
Tujuan : Berdasarkan data rumusan masalah diatas, mahsiswa mampu memberikan Asuhan Keperawatan Masalah Resiko Kontaminasi Penderita TB Paru.
Hasil : Pelaksanaan asuhan keperawatan menggunakan pendekatan proses keperawatan dimana tahapan dimulai dari pengkajian, kemudian data yang terkumpul dilakukan analisa data untuk memprioritaskan diagnosa keperawatan, setelah tersusun diagnosa keperawatan penulis mempriorotaskan diagnosa keperawatan tersebut menggunakan skoring. Dari hasil skor yang ada akan dibuat perencanaan keperawatan. Selanjutnya penulis mengimplementasikan tindakan dan akhiri dengan evaluasi. Tn. J memiliki riwayat batuk lama kurang lebih 5 tahun yang lalu tetapi Tn. J baru memeriksakan penyakitnya satu tahun yang lalu, Tn. J mengeluh sesak nafas apabila udara terasa dingin, Tn. J juga merasakan kram perut apabila sedang batuk dan pernah menjalani pengobatan TB Paru 6 bulan tetapi hanya melakukan pengobatan 5 bulan saja. Ibu dari Tn. J memiliki riwayat batuk lama hingga menyebabkan kematian. Diagnosa yang muncul pada penderita TB Paru berdasarkan teori yang sudah penulis jabarkan pada bab II ada 4 diagnosa yaitu ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan, perilaku kesehatan cenderung berisiko, penurunan koping keluarga, ketidakefektifan koping.
Kesimpulan : Penulis menyimpulkan terkait pelaksanaan asuhan keperawatan pada keluarga Tn.. J dengan fokus utama Tn. J. Hasil pengkajian yang diperoleh pada keluarga Tn. J seluruhnya mencakup batasan karakteristik risiko kontaminasi. Penulis merumuskan dua diagnosa keperawatan keluarga dengan urutan prioritas : risiko kontaminasi dan ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan. Perencanaan yang berkaitan dengan masalah utama Tb Paru sesuai dengan prioritas masalah dan kondisi klien yang telah disesuaikan dengan 5 tugas keluarga dalam bidang kesehatan yaitu, mengenal masalah kesehatan, memutuskan tindakan yang tepat, merawat anggota keluarga yang sakit, memodifikasi lingkungan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Kata Kunci : Risiko Kontaminasi, TB Paru, Asuhan Keperawatan

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorEndang T, Kastutifidalova@gmail.com
Thesis advisorPurbo J, Wahjuwahjup@gmail.com
Uncontrolled Keywords: Risiko Kontaminasi, TB Paru, Asuhan Keperawatan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Program Studi > D3 Keperawatan
Depositing User: Admin Repositori
Date Deposited: 25 Sep 2020 02:15
Last Modified: 25 Sep 2020 02:15
URI: http://repository.politeknikyakpermas.ac.id/id/eprint/97

Actions (login required)

View Item View Item